1. Jenis-Jenis Material Roda Gigi

Baja

Baja adalah material yang paling umum digunakan dalammanufaktur roda gigi karena kekuatan, ketangguhan, dan ketahanan ausnya yang sangat baik. Berbagai jenis baja meliputi:

  • Baja KarbonMengandung sejumlah karbon sedang untuk meningkatkan kekuatan sekaligus tetap terjangkau. Umumnya digunakan dalam aplikasi beban rendah hingga menengah.
  • Baja PaduanDicampur dengan unsur-unsur seperti kromium, molibdenum, dan nikel untuk meningkatkan ketahanan terhadap korosi, kekerasan, dan daya tahan. Ideal untuk roda gigi industri tugas berat.
  • Baja tahan karatDikenal karena ketahanan korosinya, sehingga cocok untuk lingkungan yang terpapar kelembapan atau bahan kimia. Umumnya ditemukan pada mesin pengolahan makanan atau farmasi.

AplikasiMesin industri, transmisi otomotif, peralatan berat.

set roda gigi heliks

Lihat lebih banyak produk perlengkapan

Besi cor

Besi cor menawarkan ketahanan aus dan sifat peredaman getaran yang baik, meskipun rapuh dan tidak cocok untuk aplikasi dengan beban benturan tinggi.

  • Besi Cor Abu-abuDigunakan untuk roda gigi yang membutuhkan pengurangan getaran dan pengendalian kebisingan.
  • Besi UletMemiliki kekuatan tarik yang lebih baik daripada besi abu-abu, cocok untuk beban sedang.

Aplikasi: Kotak roda gigi untuk pompa, kompresor, dan peralatan pertanian.

Kuningan dan Perunggu

Material-material ini memberikan gesekan rendah dan ketahanan korosi yang baik, sehingga ideal untuk aplikasi tertentu. Material ini juga menawarkan sifat pelumasan mandiri, yang meminimalkan kebutuhan pelumasan eksternal.

  • Roda Gigi PerungguDigunakan pada roda gigi cacing karena ketahanan ausnya yang sangat baik.
  • Roda Gigi KuninganRingan dan tahan korosi, digunakan pada mesin kecil dan aplikasi kelautan.

Aplikasi: Roda gigi cacing, peralatan kelautan, dan perangkat kecil.

cacing dan roda gigi cacing untuk mesin penggilingan 水印

2. Proses Perlakuan Panas dalam Pembuatan Roda Gigi

Perlakuan panas merupakan proses penting dalam pembuatan roda gigi yang meningkatkan kekerasan, kekuatan, dan ketahanan aus. Berbagai perlakuan panas diterapkan tergantung pada material dan persyaratan aplikasi, seperti karburisasi, pengerasan induksi, pengerasan api, nitridasi, pendinginan cepat, dan lain-lain.

2.1 Karburisasi (Pengerasan Permukaan)

Karburisasi melibatkan penambahan karbon ke permukaan roda gigi baja karbon rendah. Setelah karburisasi, roda gigi didinginkan untuk membentuk lapisan luar yang keras sambil mempertahankan inti yang kuat.

  • ProsesRoda gigi dipanaskan dalam lingkungan yang kaya karbon, kemudian didinginkan secara cepat.
  • Manfaat: Kekerasan permukaan tinggi dengan ketangguhan inti yang sangat baik.
  • AplikasiKomponen otomotif, mesin industri, peralatan pertambangan.

2.2 Nitridasi

Nitridasi memasukkan nitrogen ke permukaan baja paduan, menciptakan lapisan keras dan tahan aus tanpa perlu pendinginan.

  • ProsesPeralatan tersebut dipanaskan dalam atmosfer yang kaya nitrogen pada suhu yang relatif rendah.
  • ManfaatTidak terjadi distorsi selama proses berlangsung, sehingga ideal untuk roda gigi presisi.
  • Aplikasi: Perlengkapan kedirgantaraan, komponen otomotif berperforma tinggi, dan mesin presisi.

2.3 Pengerasan Induksi

Pengerasan induksi adalah perlakuan panas lokal di mana area spesifik pada roda gigi dipanaskan dengan cepat menggunakan kumparan induksi dan kemudian didinginkan secara cepat.

  • ProsesMedan elektromagnetik frekuensi tinggi memanaskan permukaan roda gigi, diikuti oleh pendinginan cepat.
  • ManfaatMemberikan kekerasan di tempat yang dibutuhkan sambil mempertahankan ketangguhan inti.
  • AplikasiRoda gigi besar yang digunakan pada mesin berat dan peralatan pertambangan.

2.4 Proses Penempaan

Proses tempering dilakukan setelah pendinginan untuk mengurangi kerapuhan roda gigi yang telah dikeraskan dan menghilangkan tegangan internal.

  • ProsesRoda gigi dipanaskan kembali hingga suhu sedang, lalu didinginkan perlahan.
  • ManfaatMeningkatkan ketangguhan dan mengurangi kemungkinan retak.
  • AplikasiRoda gigi yang membutuhkan keseimbangan antara kekuatan dan keuletan.

2.5 Shot Peening

Shot peening adalah proses perlakuan permukaan yang meningkatkan kekuatan lelah roda gigi. Dalam proses ini, butiran logam kecil disemprotkan ke permukaan roda gigi untuk menciptakan tegangan tekan.

  • ProsesButiran atau peluru baja ditembakkan dengan kecepatan tinggi ke permukaan roda gigi.
  • ManfaatMeningkatkan ketahanan terhadap kelelahan dan mengurangi risiko retak.
  • AplikasiRoda gigi yang digunakan dalam aplikasi kedirgantaraan dan otomotif.

Memilih material roda gigi yang tepat dan menerapkan perlakuan panas yang sesuai merupakan langkah penting untuk memastikan roda gigi bekerja secara efisien dalam berbagai kondisi.Bajatetap menjadi pilihan utama untuk roda gigi industri, berkat kekuatan dan keserbagunaannya, yang sering dipasangkan dengankarburisasi or pengerasan induksiuntuk daya tahan yang lebih baik.Besi cormenawarkan peredaman getaran yang baik,kuningan dan perunggusangat ideal untuk aplikasi dengan gesekan rendah.

Perlakuan panas sepertinitridasi, penempaan, DanpenembakanMeningkatkan kinerja roda gigi lebih lanjut dengan meningkatkan kekerasan, mengurangi keausan, dan meningkatkan ketahanan terhadap kelelahan. Dengan memahami sifat-sifat berbagai material dan perlakuan panas, produsen dapat mengoptimalkan desain roda gigi untuk memenuhi tuntutan spesifik berbagai industri.

 


Waktu posting: 18 Oktober 2024

  • Sebelumnya:
  • Berikutnya: